Document 9652041
Download
Report
Transcript Document 9652041
Matakuliah
Tahun
: S0793 – Teknologi Bahan Konstruksi
: 2009
PENDAHULUAN
Pertemuan 01
Outcome
Pada akhir pertemuan ini, mahasiswa diharapkan
mampu untuk:
• mengidentifikasi bahan-bahan pembuat beton
• menjelaskan aplikasi beton pada kehidupan
sehari-hari
Bina Nusantara University
3
Outline materi
•
•
•
•
•
•
Konsep Dasar Beton
Keunggulan dan Kelemahan Beton
Problematika Beton
Aplikasi Beton
Industri Semen dan Beton di Dunia
Industri Semen dan Beton di Asia dan Indonesia
Bina Nusantara University
4
DEFINISI BETON
• Bahan yang dibuat dari mencampur semen, pasir,
agregat kasar (koral atau batu pecah atau split), air,
yang mengeras menjadi benda padat.
• Beton bertulang adalah istilah yang digunakan untuk
beton yang diberi tulangan baja sehingga beton dan baja
tulangan akan bekerja bersama-sama
Bina Nusantara University
5
SEJARAH BETON
•
•
•
•
•
Mesir Kuno gips + air + pasir + kerikil
Romawi dan Yunani batu kapur (kalsium) + air + pasir + kerikil + Debu
vulkanis (mengandung silica dan alumina)
John Smeaton (1765) Pozzolanic Cement di campur batu kapur
(limestone) yang banyak mengandung tanah liat
Joseph Aspdin (1824) penemukan cara membuat portland cement
dengan jalan memanaskan campuran butir-butir halus tanah liat dan batuan
kapur keras
Issac Johson (1845) memperbaiki metode yang digunakan oleh Joseph
Aspdin dengan membakar campuran tanah liat dengan kapur
Bina Nusantara University
6
What is Concrete ?
Bina Nusantara University
7
BAHAN PEMBENTUK BETON
•
•
•
•
•
Semen (Portland Cement)
Air
Agregat Kasar
Agregat Halus
Admixture
Bina Nusantara University
8
KELEBIHAN BETON
• Dapat dengan mudah dibentuk sesuai kebutuhan
konstruksi
• Mampu memikul beban tekan yang besar
• Tahan terhadap temperatur yang tinggi
• Biaya Pemeliharaan yang kecil
• Tahan terhadap korosi
• Biaya konstruksi relatif lebih murah
Bina Nusantara University
9
KEKURANGAN BETON
• Bentuk yang telah dibuat sulit untuk di ubah
• Pelaksanaan pekerjaan membutuhkan ketelitian yang
tinggi
• Berat
• Kekuatan menahan tarik yang sangat kecil
• Mengalami perubahan bentuk / deformasi sebagai
fungsi dari waktu
Bina Nusantara University
10
DAERAH TARIK DAN TEKAN PADA BETON
Bina Nusantara University
11
SEMEN / CEMENT PORTLAND
• Bagian terpenting dari pembuatan beton, tujuannya
mempersatukan pasir, agregat kasar menjadi satu
kesatuan setelah bereaksi dengan air.
• Istilah yang benar adalah PC atau portland cement,
tetapi kita sering menyebutkan dengan semen saja
Bina Nusantara University
12
Portland Cement
•
•
•
•
•
•
Dry powder of very fine particles
forms a paste when mixed with water
chemical reaction-Hydration
glue
paste coats all the aggregates together
hardens and forms a solid mass
Bina Nusantara University
13
AIR
• Bahan utama yang akan bereaksi dengan semen
(proses hidrasi) yang menyebabkan semen menjadi
keras
Bina Nusantara University
14
Water
• needed for two purposes:
– chemical reaction with cement
– workability
• only 1/3 of the water is needed for chemical reaction
• extra water remains in pores and holes
• results in porosity
• Good for preventing plastic shrinkage cracking and
workability
• Bad for permeability, strength, durability.
Bina Nusantara University
15
Aggregates
•
•
•
•
•
cheap fillers
hard material
provide for volume stability
reduce volume changes
provide abrasion resistance
Bina Nusantara University
16
AGREGAT KASAR
• Menjadi bahan pengisi yang kuat dan lebih murah dari
beton
• Berupa batu pecah, split atau koral
Bina Nusantara University
17
AGREGAT HALUS
• Bahan pengisi diatara agregat kasar, sehingga ikatan menjadi
lebih kuat
• Berupa Pasir
Bina Nusantara University
18
ADMIXTURE
• Bahan-bahan kimia atau mineral yang ditambahkan
untuk mencapai atau memodifikasi sifat tertentu dari
beton misalnya untuk mengurangi pemakaian air,
mempercepat waktu pengikatan (beton mengeras),
menunda waktu pengikatan beton dan lain-lain
Bina Nusantara University
19
Admixtures
• chemical
–
–
–
–
set retarders
set accelerators
water reducing
air entraining
• mineral
– fly ash
– silica fume
– slags
Bina Nusantara University
20
APLIKASI BETON - JALAN KERETA API
Post-tensioned Precast PSC Railway Sleepers
Bina Nusantara University
21
APLIKASI BETON - PONDASI TIANG PANCANG
Pre-tensioned precast PSC piles
Bina Nusantara University
22
APLIKASI BETON - TANGKI
PSC tank - precast segments post-tensioned together on site.
Tendons around circumference of tank
Bina Nusantara University
23
APLIKASI BETON – JALAN
Bina Nusantara University
24
APLIKASI BETON - JEMBATAN
Bina Nusantara University
25
APLIKASI BETON - BENDUNGAN
Bina Nusantara University
26
APLIKASI BETON - GEDUNG
Bina Nusantara University
27
APLIKASI BETON - GEDUNG
Bina Nusantara University
28
Industri Semen dan Beton Dunia
• Produksi beton dunia setahunnya mencapai 4 milyar
meter kubik atau setara dengan 1,25 milyar ton semen
• Negara produsen semen terbesar saat ini adalah Cina,
disusul Jepang dan Amerika
• Omset penjualan semen Amerika senilai US$4,2 milyar
setahun, dan masuk urutan 120 dalam ranking majalah
Fortune Top 500
Bina Nusantara University
29
Industri Semen dan Beton di Asia
• Produsen semen terbesar adalah Jepang dan Korea
Selatan yakni sebesar 97,9 dan 58,7 juta ton per tahun
• Konsumsi semen per kapita terbesar adalah Korea
Selatan dan Taiwan yaitu 1316 dan 1170 kg (termasuk
paling tinggi di dunia)
• Kapasitas produksi semen Indonesia berada di atas
Malaysia, Filipina dan Taiwan, tetapi konsumsi per kapita
masih rendah hanya 140 kg atau 11% dari konsumsi per
kapita Korea Selatan
Bina Nusantara University
30
RESUME - CONCRETE
• Concrete is a mixture of portland cement, water, aggregates, and in
some cases, admixtures.
• The cement and water form a paste that hardens and bonds the
aggregates together.
• Concrete is often looked upon as “man made rock”.
• Concrete is a versatile construction material, adaptable to a wide
variety of industrial and residential uses.
• Concrete has strength, durability, versatility, and economy.
• It can be placed or molded into virtually any shape and reproduce
any surface texture.
• Concrete is the most widely used construction material in the world
Bina Nusantara University
31