LIMIT FUNGSI Oleh: Dr. RIYADI, M.Si. PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET LIMIT FUNGSI Definisi (Secara Intuitif) Diketahui E R, f: E R fungsi dan.
Download ReportTranscript LIMIT FUNGSI Oleh: Dr. RIYADI, M.Si. PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET LIMIT FUNGSI Definisi (Secara Intuitif) Diketahui E R, f: E R fungsi dan.
LIMIT FUNGSI Oleh: Dr. RIYADI, M.Si. PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET LIMIT FUNGSI Definisi (Secara Intuitif) Diketahui E R, f: E R fungsi dan c disebut titik limit himpunan E. Bilangan real L disebut limit fungsi f di titik c, jika x dekat dengan c, maka f(x) dekat dengan L. Definisi (Secara Eksak) Diketahui E R, f: E R fungsi dan c titik limit himpunan E. Bilangan real L disebut limit fungsi f di titik c, jika untuk setiap persekitaran L, yaitu N L , maka terdapat persekitaran c, yaitu N c , sehingga jika x N c E dengan x c, maka f(x) N L . LIMIT FUNGSI Secara grafik, limit fungsi f di titik c dinyatakan sebagai berikut. L+ ) f L- ( L ) ( c - c c+ Contoh 1: lim2 x 5 7 x 1 Pembahasan: Didefinisikan fungsi f : R R dengan aturan: f x 2 x 5 untuk setiap x R. Diberikan sebarang bilangan > 0. Diambil , oleh karena itu, jika 0 x 1 , maka: f x 7 2 = 2x 5 7 = 2x 2 = 2 x 1 < 2 = . Jadi 2 lim2 x 5 7 . x 1 Contoh 2: x 2 2x 3 lim 4 x 1 x 1 Pembahasan: x 2 2x 3 Didefinisikan fungsi f : R R dengan aturan: f x untuk setiap x 1 x R dengan x 1. Diberikan sebarang bilangan > 0. Dipilih , oleh karena itu, jika 0 x 1 , maka: f x 4 = = x 2 2x 3 x 2 2x 1 x 2 2 x 3 4( x 1) 4 = = x 1 x 1 x 1 x 1x 1 x 1 x 2 2x 3 4. Jadi lim x 1 x 1 = x 1 < . LIMIT FUNGSI Definisi: Diketahui E R, f: E R fungsi dan c titik limit himpunan E. Bilangan real L dikatakan bukan limit fungsi f di titik c, jika terdapat persekitaran L, yaitu N L , sehingga untuk setiap persekitaran c, yaitu N c , terdapat x N c E dengan x c, tetapi f(x) N L . Teorema Diketahui f : E R fungsi dan c titik limit E. Jika f mempunyai limit di c, maka limitnya tunggal. Bukti: Andaikan bahwa limit fungsi f di titik c adalah L dan M dengan L M. Ambil 1 L M , jelas bahwa 0 . 3 Selanjutnya dibentuk persekitaran masing-masing dengan pusat L dan M, dan jari-jari , yaitu N L dan N M . 1 Karena L M , jelas bahwa N L dan N M saling asing, atau 3 N L N M = . Karena L titik limit f, menurut definisi limit fungsi terdapat bilangan 1 >0 sehingga jika x N c E dan x c, berakibat f x N L . 1 Juga, karena M titik limit f, menurut definisi limit fungsi terdapat bilangan 2 >0 sehingga jika y N c E dan y c, berakibat f y N M . 2 Selanjutnya diambil min1 , 2 , dan dibentuk persekitaran dengan pusat c dan jari-jari , yaitu N c . Karena c titik limit E, berakibat terdapat z N c E dengan z c. Konsekuensinya, berdasarkan definisi limit fungsi haruslah f(z) N L dan f(z) N M . Kontradiksi dengan hasil tersebut di atas bahwa N L dan N M saling asing. Jadi yang benar jika f mempunyai limit di c, maka limitnya tunggal. Teorema Diketahui f : E R dan c titik limit E. lim f x L untuk sebarang bilangan >0 terdapat bilangan >0 xc sehingga jika x E dan 0 x c , maka f x L . Bukti: () Menurut hipotesis fungsi f mempunyai limit L di c. Hal ini berarti, jika diberikan sebarang persekitaran L dengan jari-jari , yaitu N L , maka terdapat persekitaran c dengan jari-jari , yaitu N c , sehingga jika x N c E dengan x c, maka f(x) N L . Perlu diperhatikan bahwa x N c E dengan x c, berarti x E dan 0 xc . Sedangkan f(x) N L berarti f x L . Berdasarkan uraian tersebut, diperoleh: untuk sebarang bilangan >0 terdapat bilangan >0 sehingga jika x E dan 0 x c , maka f x L . () Menurut hipotesis untuk sebarang bilangan >0 terdapat bilangan >0 sehingga jika x E dan 0 x c , maka f x L . Perlu diperhatikan bahwa x E dan 0 x c , berarti bahwa x N c E dengan x c, sedangkan f(x) N L . f x L , berarti bahwa Berdasarkan uraian tersebut, diperoleh: untuk setiap persekitaran L dengan N L , terdapat persekitaran c dengan jari-jari , yaitu N c , sehingga jika x N c E dengan x c, maka f(x) N L . jari-jari , yaitu f x L . Dengan kata lain lim xc Teorema Diketahui f : E R dan p titik limit E. lim f x L untuk setiap barisan x p pn E dengan lim p n p dan pn p n f p n L. untuk setiap n, berakibat barisan f pn konvergen ke L atau lim n Bukti: () Diambil sebarang bilangan >0. Terdapat bilangan > 0 sehingga jika x E dengan 0 x p berakibat f x L . Karena barisan pn E konvergen ke p, dengan adanya bilangan > 0 terdapat bilangan asli N o sehingga untuk n N o berlaku pn p . Akibatnya, untuk n N o berlaku f pn L . Jadi terdapat bilangan asli N o sehingga untuk n N o berlaku f pn L , f p n L. yang berarti lim n f x L. () Andaikan lim x p Berarti terdapat bilangan >0 sehingga untuk setiap bilangan > 0, terdapat x E dengan 0 x p dan f x L . 1 n Diambil n , n = 1, 2, 3, .... 1 = 1 ada p1 E dengan 0 p1 p 1 dan f p1 L . 2 = 1 1 ada p2 E dengan 0 p 2 p dan f p2 L . 2 2 3 = 1 1 ada p3 E dengan 0 p3 p dan f p3 L . 3 3 n = 1 1 ada pn E dengan 0 p n p dan f pn L . n n Berarti terdapat barisan pn E konvergen ke p, dengan pn p tetapi barisan f pn tidak konvergen ke L. f x L . Kontradiksi dengan yang diketahui. Jadi yang benar lim x p Definisi Diketahui E R, R dan f, g : E R. Didefinisikan fungsi-fungsi: 1) f + g : E R dengan f g x f x g x untuk setiap x E. 2) f g : E R dengan f g x f x g x untuk setiap x E. 3) f : E R dengan f x f x untuk setiap x E. 4) f : E R dengan g f f x x , g x 0 untuk setiap x E. g x g Teorema Diketahui E R, p titik limit E, R, dan f, g : E R. f x A dan Jika lim x p lim g x B , maka x p 1) lim f x A 2) lim f g x A B 3) lim f g x A B 4) lim f g x A B 5) x p x p x p x p f A lim x , untuk B 0. x p g B Bukti: 1) Ambil sebarang bilangan > 0. f x A , oleh karena itu terdapat Menurut hipotesis (yang diketahui), lim x p > 0 sehingga jika xE dan 0 x p , berakibat f x A . 1 Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh: f x A f x A . 1 . f x . A Hal ini berarti lim x p Bukti: 2) Ambil sebarang bilangan > 0. f x A , oleh karena itu terdapat Menurut hipotesis (yang diketahui), lim x p 1 0 sehingga jika x E dan 0 x p 1 , berakibat f x A 2 ......... (*) g x B , oleh karena itu terdapat 2 0 sehingga jika x E Juga karena lim x p dan 0 x p 2 , berakibat g x B 2 ................................................ (**) Selanjutnya diambil min1 , 2 , maka kondisi (*) dan (**) dipenuhi, akibatnya diperoleh: f x gx A B f x A gx B < f g x A B . Hal ini berarti lim x p + = . 2 2 Bukti: 4) Ambil bilangan = 1. g x B , oleh karena itu terdapat 1 0 Menurut hipotesis (yang diketahui), lim x p sehingga jika x E dan 0 x p 1 , berakibat g x B g x B 1 . Akibatnya diperoleh gx 1 B . Selanjutnya diambil sebarang bilangan > 0. f x A , oleh karena itu terdapat Menurut hipotesis (yang diketahui), lim x p 2 0 sehingga jika x E dan 0 x p 2 , berakibat f x A 21 B g x B , oleh karena itu terdapat 3 0 sehingga jika x E Juga karena lim x p dan 0 x p 3 , berakibat g x B 21 A . . Lebih lanjut, diambil min1 , 2 , 3 , dan diperoleh: f xg x AB = f xgx gxA gxA AB gx f x A Agx B g x f x A + A g x B 1 B f x A + < 1 B < 2 + 2 21 B = f g x A B . Hal ini berarti lim x p + A A g x B 21 A Bukti: 5) Terlebih dahulu akan dibuktikan bahwa jika g x 0 untuk setiap x E dan lim g x B untuk B 0, maka lim 1 1 . x p g x B x p Ambil bilangan = B 2 , jelas bahwa > 0. g x B , oleh karena itu Menurut hipotesis (yang diketahui), lim x p terdapat 1 0 sehingga jika x E dan 0 x p 1 , berakibat g x B g x B B Akibatnya diperoleh B B 2 2 . g x B B 2 , sehingga diperoleh g x 2 1 untuk x E dan 0 x p 1 . B g x B 2 Selanjutnya diambil sebarang bilangan > 0. g x B , berakibat terdapat 2 0 sehingga jika x E dan Karena lim x p 0 x p 2 , berakibat g x B 1 2 B . 2 Selanjutnya, diambil min1 , 2 , dan diperoleh: g x B 2 g x B 1 1 2 1 2 = < . B 2 2 g x B g x B B B 2 1 1 . Hal ini berarti lim x p g x B f x p g Berdasarkan 4) diperoleh lim x = lim f x lim x p x p 1 A 1 = A . B B g x Teorema Diketahui E R, p titik limit E dan f : E R. f x ada, maka 0 lim f x . Jika 0 f(x) untuk setiap x E, x p, dan lim x p x p Bukti: f x ada dan misal lim f x = L. Menurut hipotesis (yang diketahui) lim x p x p f x < 0, hal ini berakibat – L > 0. Andaikan L = lim x p Selanjutnya diambil = – L. f x = L, berakibat terdapat bilangan Karena lim x p 0 sehingga jika x E dan 0 x p , maka f x L < . Oleh karena itu diperoleh: L f x L L L 0 atau f(x) < 0 untuk x E dengan 0 x p . Kontradiksi dengan yang diketahui bahwa 0 f(x) untuk setiap x E. Jadi pengandaian salah, yang benar adalah L = lim f x 0. x p Teorema (Teorema Perbandingan Limit) Diketahui E R, p titik limit E dan f , g: E R. f x dan lim g x masingJika f(x) g(x) untuk setiap x E, x p, serta lim x p x p f x lim g x . masing ada, maka lim x p x p Bukti: Didefinisikan fungsi h : E R, dengan aturan hx g x f x untuk setiap x E, x p. Karena f(x) g(x) untuk setiap x E, x p, jelas bahwa hx 0 untuk setiap x E, x p. h x 0, yang ekuivalen Berdasarkan Teorema sebelumnya diperoleh lim x p g x lim f x 0 . dengan lim x p x p g x lim f x atau lim f x lim g x . Akibatnya diperoleh lim x p x p x p x p Teorema Diketahui E R, p titik limit E dan f : E R. f x ada, maka a lim f x b. Jika a f(x) b untuk setiap x E, x p, dan lim x p x p Teorema (Teorema Limit Apit) Diketahui E R, p titik limit E dan f , g, h: E R. f x L lim h x , Jika f(x) g(x) h(x) untuk setiap x E, x p, dan lim x p x p g x L . maka lim x p Bukti: Diambil sebarang bilangan > 0. f x L , berakibat terdapat bilangan 1 >0 sehingga jika x E Karena lim x p dan 0 x p 1 , maka f x L . h x L , berakibat terdapat bilangan 2 >0 sehingga jika x Dan karena lim x p E dan 0 x p 2 , maka hx L . Selanjutnya dipilih bilangan 3 > 0, sehingga jika x E dan 0 x p 3 berlaku L f x g x hx L . Lebih lanjut dipilih bilangan min1 , 2 , 3 , sehingga jika x E dan berlaku berakibat L f x g x hx L 0 x p L g x L g x L . g x L . Dengan kata lain lim x p Contoh: 1 6 Dapat dibuktikan bahwa x x 3 sin x x , untuk setiap x 0, dan x sin x x 1 3 x untuk setiap x 0 . 6 1 6 Oleh karena itu diperoleh 1 x 2 sin x 1 untuk setiap x 0 . x 1 1 , dengan menggunakan Teorema Apit Karena lim1 x 2 1 dan lim x0 x 0 diperoleh lim x0 1 6 sin x 1. x